Kami Tak Pernah Takut Untuk Belajar,Kami Hanya Takut Pada Cara Kami Di Perlakukan

Bukan hanya sedikit keresahan saya,menurut saya sangat meresahkan seorang kepala perpustakaan dan juga beliau seorang pembina pramuka di sekolah Ma saya dulu.Ini bukanlah sebuah cerita yang saya karang,tetapi ini juga merupakan sebuah pengalaman saya ketika saya masih di sekolah tersebut.Seharusnya entah seorang guru,staf,karyawan atau apapun itu harus mensupport,mengarahkan murid dan menasehati murid jika melakukan kesalahan.Memang benar jika murid melakukan kesalahan didiamkan atau memarahi murid.Tapi,jika murid melakukan sedikit kesalahan yang menurut saya itu tidak benar-benar fatal kenapa didiamkan,kenapa dimarahin habis-habisan dan juga dipermalukan di depan banyak orang.Jika seperti itu otomatis murid akan merasa takut jika berhadapan dengan beliau.Apalagi jika murid berprestasi sama sekali tidak pernah diapresiasi.Sangat berbeda sekali dengan guru yang lain.Dan yang paling meresahkan menurut saya adalah perpustakaan yang seharusnya ruang untuk meningkatkan literasi siswa,tempat yang tenang dan nyaman,terlihat seperti horor dan menakutkan.Bagaimana jika siswa ada yang hobi membaca ingin mencari tempat yang tenang,nyaman dan tidak berisik.Tapi takut jika masuk ke dalam perpustakaan dan bagaimana juga jika ingin meningkatkan literasi siswa kalau seperti itu.

Dulu ketika saya masih menjadi siswa,hanya diam ketika di marahi,di bentak,dan juga di permalukan di depan banyak orang saya hanya diam,manut dan juga tidak pernah marah sama sekali pun terhadap beliau.Tapi ketika saya sudah menjadi mahasiswa,saya kembali ke sekolahan MA saya dulu,untuk melaksanakan tugas magang.Saya berfikir mungkin beliau sudah berubah,tetapi ketika saya kembali ternyata beliau masih sama seperti dulu.Jujur saja bukan hanya saya yang merasakan ,tetapi siswa lain juga.Banyak dari para siswa curhat kepada saya dengan sikap beliau yang membuat para siswa tidak kuat secara mental termasuk juga saya yang memang mental saya lemah.

 Melalui tulisan ini saya ingin mengutarakan sebuah kekesalan ataupun sebuah keresahan saya kepada seorang kepala perpustakaan yang bersikap seperti seenaknya.Pesan saya kepada pembaca tulisan saya ini adalah jika kalian seorang guru,staff atau apapun jangan pernah berbuat terlalu keras kepada siswa,itu malah akan membuat para siswa takut.Tapi jadilah seseorang yang bisa membuat siswa itu nyaman seperti memberi apresiasi ketika siswa berprestasi,menasehati dengan pelan-pelan jangan langsung dengan nada tinggi,dan jangan juga sesekali mempermalukan siswa di depan banyak orang,walaupun siswa mungkin punya kesalahan itu akan membuat siswa takut,tapi terkadang juga jika siswa di perlakukan seperti itu siswa bisa saja kurang menghormati entah guru atau apapun itu,dan bersikap kurang ajar.Semoga juga bapak bisa berubah,kami memang tidak takut untuk belajar,tapi kami hanya takut pada cara kami di perlakukan.



Penulis : Annisa

Editor : Muhammad Aufar Hazim






Posting Komentar

0 Komentar