BAJA DIDALAM DADA
Baja di Dalam Dada
Malam berbisik tentang keraguan,
Menyisakan jejak luka dan air mata.
Namun lihatlah tatap mata itu,
Ada bara yang enggan padam oleh waktu.
Jatuh, ia bangkit lagi,
Tertatih, ia tak pernah berhenti.
Sebab bagi sang pejuang sejati,
Tiap rintangan adalah tangga menuju mimpi.
Biarlah badai datang menghempas,
Biarlah kerikil tajam menggores keras.
Langkahnya tetap kokoh tak tergoyahkan,
Merajut asa melawan segala ketakutan.
Tiada kata lelah dalam kamusnya,
Hanya ada tekad membaja di dadanya.
Menatap masa depan dengan kepala tegak,
Menolak kalah, terus bergerak!
Penulis : M. Fadlusalsabila
Editor : Muhammad Aufar Hazim


Posting Komentar
0 Komentar