“The Next Leader”, Seminar Nasional HMJ MPI Dorong Gen Z Jadi Pemimpin Masa Depan

 

Himpunan Mahasiswa Jurusan Manajemen Pendidikan Islam (HMJ MPI) telah sukses menyelenggarakan acara “Seminar Nasional Kepemimpinan” dengan tema “The Next Leader: Saatnya Gen Z Memimpin Masa Depan”. Acara ini diselenggarakan pada Rabu, 20 Mei 2026 Di Gedung Teater ISDB FTIK lantai 3, Kampus 3 UIN Walisongo Semarang.

Kegiatan ini merupakan program utama dari divisi LITBANG (Penelitian & Pengembangan), yang dipandu langsung oleh Kak Firda Rosa, S.Pd., CSMM sebagai moderator dan Kak Dimas Chairullah, S.Sos., C.PS. sebagai narasumber. Acara ini berjalan dengan lancar, bahkan tamu undanganpun sangat antusias dan semangat dalam mengikuti acara sampai selesai. Tidak hanya dihadiri oleh mahasiswa MPI saja, melainkan banyak mahasiswa dari jurusan dan fakultas lain yang menghadiri acara ini. Bahkan banyak juga mahasiswa dari selain UIN Walisongo yang ikut menghadiri dan meramaikan acara tersebut, seperti UNNES & UPGRIS. Tidak hanya itu saja, kita juga menyediakan via online yaitu berupa live streaming melalui akun youtoub kita untuk mereka yang jauh dan tidak bisa datang langsung ke lokasi, dan alhamdulillah peserta online tembus banyak.

Rangkaian acara seminar ini diawali dengan pembukaan oleh petugas pembawa acara. Selanjutnya, seluruh peserta dan tamu undangan dimohon untuk berdiri guna menyanyikan lagu Kebangsaan Indonesia Raya sebagai bentuk penghormatan kita terhadap Bangsa Indonesia. Rangkain acara selanjutnya yaitu pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang dibacakan oleh Saudara Muhammad Azka Ulinnuha, dilanjutkan dengan sambutan-sambutan. Rangkaian sambutan disampaikan oleh pihak-pihak terkait, seperti Ketua Pelaksana (Lilis Wasiatu Rohmah), Ketua HMJ MPI (Kak Ibadurrohman) Bapak Kepala Jurusan (Prof. Dr. Fatkuroji M.Pd), dan Bapak Wakil Dekan III (Dr. Karnadi M.Pd.). Sebagai penutup, acara diakhiri dengan pembacaan doa untuk memohon dan keberkahan dalam acara ini.

“Tema kepemimpinan yang kita angkat pada hari ini diharapkan dapat menjadi wadah pembelajaran, diskusi, serta motivasi bagi generasi muda untuk menjadi pribadi yang mampu memimpin dengan bijak, bertanggung jawab, dan membawa perubahan positif di tengah masyarakat. Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi acara seremonial semata, tetapi juga mampu memberikan wawasan, pengalaman, dan inspirasi yang bermanfaat bagi kita semua” Lilis Wasiatu Rohmah.


“Dalam tema ini, dimana kita sebagai generasi selanjutnya atau sebagai gen z berani melangkah sebagai pemimpin. Dimana pemimpin kita harus membawa perubahan dan dampak yang positif untuk setiap apa yang kita pimpin. Setiap orang itu akan menjadi pemimpin, minimal itu pemimpin dalam diri kita sendiri. Yang dimana kita harus memimpin diri kita untuk bisa melawan hawa nafsu, dan untuk para laki-laki pasti kalian akan menjadi pemimpin bagi keluarga kalian” Ibadurrohaman.

“Terus asah bahasa dan skil kalian. Jangan hanya belajar bahasa Indonesia saja. Ada banyak yang kalian harus pelajari, seperti Bahasa Inggris, Mandarin, Jepang, Arab, dll. Jika ada peluang, kemudian anda punya bakat dan bahasa maka anda bisa hidup dinegara orang lain. Bismillah apa yang disebut dengan The Next Leader kalian bisa menjadi kader atau alumni-alumni UIN Walisongo yang terhebat dengan jas sekolah yang berwarna-warni, ada warna hijau, biru, putih, kuning semua menyebar, sehingga keunggulan komparatif dari UIN insya Allah terbukti baik dikalangan masyarakat” Prof. Dr. Fatkuroji M.Pd.

Adapun pelajaran yang dapat kita ambil dari Kak Dimas Cairullah selaku narasumber adalah “Kesuksesan karier tidak dibangun setelah lulus kuliah, melainkan harus mulai dipersiapkan sejak masih menjadi mahasiswa. Masa perkuliahan merupakan waktu terbaik untuk mengembangkan kemampuan, pengalaman, dan relasi sebagai bekal di masa depan”.

Generasi Z merupakan generasi yang memiliki kepedulian tinggi terhadap lingkungan sosial dan perkembangan di sekitarnya. Beliau juga menyampaikan bahwa seorang public speaker bukan hanya mampu berbicara di depan umum, tetapi juga mampu memberikan pengaruh positif kepada orang lain melalui gagasan dan tindakan yang disampaikan. Kak Dimas menegaskan bahwa pemimpin dari kalangan Gen Z harus memiliki kemampuan untuk membedakan antara hal yang bersifat mendesak (urgent), penting (important), dan sekadar noise atau kebisingan digital. Menurutnya, kemampuan tersebut menjadi kunci agar generasi muda tetap fokus, bijak dalam mengambil keputusan, serta tidak mudah terpengaruh oleh arus informasi di media sosial.


Penulis : Aghisna Tsanil Mafasa

Editor : Muhammad Aufar Hazim


Posting Komentar

0 Komentar