Seminar Public Speaking HMJ MPI UIN Walisongo: Membangun Kepercayaan Diri Calon Pemimpin Muda
Himpunan Mahasiswa Jurusan Manajemen Pendidikan Islam (HMJ MPI) baru saja mengadakan acara “Seminar Public Speaking” dengan tema “Membangun Kepercayaan Diri dan Kemampuan Berbicara di Depan Publik Sebagai Calon Pemimpin Muda.” Kegiatan ini diselenggarakan pada Kamis, 16 April 2026 yang bertempat di IsDB FTIK lantai 3, kampus 3 UIN walisongo Semarang.
Kegiatan ini merupakan program kerja utama dari Divisi SDM (Sumber Daya Manusia). Yang dipandu oleh Laily Ramadhani sebagai moderator dan Kak Syafrian Hidayat, S.H., S.Hum sebagai narasumber, acara ini berlangsung dengan lancar dan penuh khidmat. Tidak hanya dihadiri oleh mahasiswa MPI, tetapi juga diikuti oleh mahasiswa dari berbagai jurusan, baik dalam satu fakultas maupun dari fakultas lain.
Rangkaian acara seminar ini diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara. Selanjutnya, seluruh peserta bersama-sama menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya sebagai bentuk penghormatan. Acara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, setelah itu, rangkaian sambutan disampaikan oleh pihak-pihak terkait, seperti Ketua Pelaksana (Khabibatul Khoiriyyah), Ibu Kepala Jurusan (Dr. Hj. Nur Asiyah M.SI) dan Ketua HMJ MPI (Ibaddurrohaman). Sebagai penutup, acara diakhiri dengan pembacaan doa untuk memohon kelancaran dan keberkahan kegiatan.
Khabibatul menjelaskan mengapa seminar ini sangat penting bagi kalangan kampus atau mahasiswa. “Kegiatan seminar ini kami selenggarakan sebagai bentuk upaya meningkatkan kemampuan komunikasi, khususnya dalam public speaking, yang sangat penting bagi mahasiswa, baik dalam dunia akademik, organisasi, maupun kehidupan sosial. Kami berharap melalui kegiatan ini, teman-teman semua dapat memperoleh ilmu, pengalaman, serta motivasi untuk lebih percaya diri dalam berbicara di depan umum,” ungkapnya.
Adapun materi yang disampaikan oleh Kak Syafrian Hidayat selaku narasumber adalah pengantar-pengantar public speaking, dasar-dasar public speaking, tips dan praktik public speaking. “Public speaking bukan hanya teori saja, melainkan juga aset. Susah orang²terkenal karena public speaking, kebanyakan orang-orang terkenal karena skill fisik. Public speaking itu membutuhkan delivery yang bagus,” ungkapnya.
Selanjutnya, Kak Syafrian menyampaikan bahwa kemampuan public speaking tidak hanya dipahami sebagai seni berbicara di depan umum, tetapi juga sebagai keterampilan untuk memengaruhi audiens melalui penyampain pesan yang efektif dan persuasif. “Dalam praktiknya, public speaking mampu mengajak, bahkan membentuk cara pandang orang lain terhadap suatu gagasan.”
Penulis : Aghisna Tsanil Mafasa
Editor : Muhammad Aufar Hazim




Posting Komentar
0 Komentar