Puisi
Api Kecil di Tengah Malam
Di tengah malam yang bisu dan dingin,
terpancar cahaya kecil, namun teguh.
Api mungil di sudut sunyi,
menyala di antara gemetar angin waktu.
Ia bukan obor megah yang mena
ntang langit,
bukan pula bara yang membakar dunia.
Namun pada nyalanya yang sederhana,
tersimpan doa, sabar, dan daya jiwa.
Angin datang, berusaha memadamkannya,
malam berbisik, “Tidurlah, padam sajalah.”
Namun api kecil itu tetap bernyala,
menolak tunduk pada gelap dan lelah.
Barangkali demikianlah manusia,
yang terus hidup di tengah hampa,
menjaga secercah cahaya di dada,
agar esok tak sepenuhnya hilang makna.
Maka biarlah malam tetap panjang,
biarlah angin terus menggoda redupnya.
Selama api kecil itu masih bernapas,
harapan pun takkan mati di dunia.
Penulis : Faiz Irkham Maulana
Editor : Muhammad Aufar Hazim


Posting Komentar
0 Komentar